6 Cara Bersihkan Tembok Berjamur Di Rumah

Bagaimana cara bersihkan tembok berjamur di rumah? Seperti yang diketahui, di musim hujan, sering kali kita menghadapi masalah jamur yang tumbuh di dinding rumah. Kelembaban di dinding menjadikan tempat yang sangat disukai oleh jamur.
Selain dinding, jamur juga dapat tumbuh di lemari, kamar, dapur, dan area lainnya. Keberadaan jamur di dalam rumah tidak hanya menyebabkan kerusakan pada cat dinding, tetapi juga menciptakan kondisi yang tidak sehat.
Beruntungnya, mengatasi masalah jamur di rumah tidaklah sulit. Tidak perlu peralatan yang mahal, karena dengan langkah-langkah sederhana, jamur dapat dengan mudah dihilangkan dari berbagai sudut rumah.
Pada ulasan kali ini, kami akan membahas mengenai bagaimana cara bersihkan tembok berjamur di rumah. Penasaran? Langsung simak pembahasan selengkapnya yang kami telah sajikan di bawah ini.
Penyebab Tembok Berjamur
Sebelum masuk ke solusi cara bersihkan tembok berjamur, anda harus mengetahui terlebih penyebab tembok berjamur ini. Hal ini untuk mencegah munculnya kembali masalah ini di kemudian hari. Adapun penyebab masalah tembok berjamur ini sendiri adalah sebagai berikut:
Kelembaban Tinggi
Salah satu faktor utama yang menyebabkan pertumbuhan jamur adalah kelembaban. Tembok yang lembab atau memiliki tingkat kelembaban yang tinggi menjadi lingkungan ideal bagi jamur untuk berkembang biak.
Kelembaban di tembok bisa disebabkan oleh banyak faktor, termasuk kebocoran air, kondensasi, kelebihan uap air di dalam ruangan, atau sirkulasi udara yang buruk. Kelembaban tinggi memungkinkan jamur untuk menyerap nutrisi yang dibutuhkan dari tembok dan menciptakan lingkungan yang lembab dan subur untuk pertumbuhannya.
Untuk itu, anda perlu memahami tentang cara mengatasi tembok lembab untuk mengatasi masalah kelembaban tinggi.
Kondisi Lingkungan yang Tidak Memenuhi Syarat
Selain kelembapan, kondisi lingkungan yang tidak standar/memenuhi syarat juga dapat mempengaruhi pertumbuhan jamur pada tembok. Sirkulasi udara yang buruk dan kurangnya paparan sinar matahari di area tertentu dapat menciptakan kondisi yang lembab dan gelap yang disukai oleh jamur.
Kebutuhan akan udara segar dan sinar matahari adalah penting dalam menjaga keseimbangan kelembaban di tembok dan mencegah pertumbuhan jamur.
Ketidaksempurnaan Struktur Bangunan
Ketidaksempurnaan struktur bangunan juga dapat menjadi penyebab pertumbuhan jamur pada tembok. Kebocoran air dari pipa yang bocor, atap yang rusak, atau celah dan retakan pada tembok dapat menyebabkan kelembaban yang berlebihan dan mendukung pertumbuhan jamur.
Ketika air menembus tembok, ini menciptakan lingkungan ideal bagi jamur untuk berkembang biak dan menyebabkan masalah yang lebih serius jika tidak segera ditangani.
Tutorial Cara Bersihkan Tembok Berjamur
Berikut ini beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi jamur yang membandel di dinding rumah.
Penggunaan Baking Soda
Baking soda ternyata dapat menjadi solusi cara bersihkan tembok berjamur yang efektif. Baking soda atau soda kue dipercaya memiliki sifat pembersih yang ampuh untuk membersihkan jamur yang menempel di dinding.
Caranya, campurkan baking soda dengan air untuk membuat pasta kental. Kemudian, masukkan campuran tersebut ke dalam botol semprot dan semprotkan langsung ke area yang terdampak jamur.
Menggunakan Cuka
Cuka bukan hanya bahan dasar dalam memasak, tetapi juga dikenal sebagai pembersih yang ampuh, termasuk untuk membersihkan jamur di dinding rumah. Anda dapat langsung mengaplikasikan cuka ke permukaan dinding yang terkena jamur tanpa perlu mencampurnya dengan air. Biarkan cuka meresap ke dalam jamur selama beberapa saat sebelum membersihkannya dengan kain bersih.
Menggosok Jamur yang Menempel
Selain menggunakan bahan pembersih, jamur juga dapat dihilangkan dengan menggosoknya secara fisik. Gunakan sikat kawat atau alat pengikis cat untuk menghilangkan jamur yang menempel di dinding. Pastikan untuk menggosok dengan lembut agar tidak merusak permukaan dinding.
Mengecat Kembali Dinding setelah Menggosok
Setelah proses penggosokan selesai, permukaan dinding akan mengalami kerusakan pada lapisan cat yang terkikis atau rontok. Untuk memperbaiki hal ini, lapisilah kembali dinding dengan cat baru untuk menutupi area yang telah digosok.
Pilihlah cat yang tahan air atau memiliki sifat waterproof seperti Avian agar dinding tetap kering dan tahan terhadap jamur.
Menggunakan Dehumidifier
Jamur cenderung tumbuh pada tempat yang lembab dan basah. Salah satu cara untuk mengurangi kelembaban adalah dengan menggunakan dehumidifier atau pengering ruangan. Dehumidifier dapat membantu mengurangi tingkat kelembaban di dalam ruangan, sehingga mengurangi kemunculan jamur pada dinding dan sudut ruangan.
Meningkatkan Sirkulasi Udara
Kelembaban ruangan seringkali disebabkan oleh kurangnya sirkulasi udara. Pastikan untuk secara rutin membuka pintu dan jendela rumah agar udara segar dan aliran udara yang baik dapat masuk. Dengan demikian, ruangan akan menjadi lebih kering, sehat, dan bebas dari jamur maupun debu.
Kesimpulan
Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda dapat mengatasi masalah jamur di dinding rumah dengan efektif. Penting untuk diingat bahwa pencegahan adalah langkah terbaik dalam menghindari pertumbuhan jamur.
Jaga kebersihan dan keringkan area yang rentan terkena kelembaban untuk mencegah timbulnya masalah jamur di masa mendatang.
Sekian ulasan dari kami mengenai cara bersihkan tembok berjamur. Semoga ulasan ini dapat bermanfaat. Baca juga ulasan dari kami mengenai perbedaan cat waterproof asli dan palsu.